Postingan

Menampilkan postingan dengan label skala prioritas

Ketika mulut kalahkan perut

Prolog Jujur, untuk masalah makan, kita lebih memperhitungkan selera lidah daripada kebutuhan nutrisi dan kondisi perut. Jujur pula, bahwa masalah makan sebenarnya adalah masalah perut dan bukan mulut ataupun lidah. Andai saja selera mulut ternyata sesuai dengan kebutuhan dan kondisi perut, maka masalahnya tidak akan berlanjut, namun ketika selera mulut ternyata berertentangan dengan kebutuhan perut? Sudah barang tentu kenikmatan sesaat yang diicip oleh lidah akan membawa penderitaan berkepanjangan pada perut dan berlanjut pada terganggunya keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Jujur lagi, kondisi yang analog dengan masalah ini nampaknya sedang menggejala dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Skala Prioritas Kondisi ketika mulut mengalahkan perut sebenarnya berangkat dari hilangnya skala prioritas dari yang bersangkutan. Seandainya hal ini hanya bergerak dalam ranah individu tentu kita tidak akan khawatir, tetapi jika yang terjadi adalah hilangnya skala prioritas dari decisio...